Perusahaan bisnis internasional adalah suatu unit bisnis yang sudah memperluas atau ekspansi produksi dan pemasaran produk baik barang maupun jasa ke luar negari dari negara asalnya. Hal ini terkadang harus dilakukan oleh suatu perusahaan bisnis di kala pasar yang ada di dalam negri sudah berada dalam tahap jenuh, sehingga sulit untuk dapat berkembang lebih besar lagi. Dengan memasuki pasar internasional perusahaan harus mampu beradaptasi di semua bidang dengan kultur budaya di negara setempat agar tidak menimbulkan permasalahan sosial.
1.Benturan dengan kepentingan masyarakat
Proses produksi seringkali menyebabkan benturan kepentingan. sering terjadi pada berbagai tingkat perusahaan. benturan ini terjadi karena perusahaan menimbulkan polusi. Klasifikasi Aspek Pendorong Tanggung Jawab Sosial Ada beberapa pendorong etika bisnis yaitu diantaranya:
1. Dorongan dari pihak luar.dari lingkungan masyarakat.
2. Dorongan dari dalam bisnis itu sendiri,sisi humanism pebinis yang melibatkan rasa,karsa dan karya yang ikut mendorong bisnis yang baik dan jujur.
3. Dorongan tanggung jawab sosial
Klasifikasi masalah social yang mendorong pelaksanaan tanggung jawab social pada sebuah bisnis sebagai berikut:
1.Penerapan Manajemen Orientasi Kemanusiaan
Kegiataan internal bersifat sangat kaku,keras dan otoriter.hubungan yang kurang manusiawi pun kerap terjadi antara perusahaan pihak luar. Manfaat penerapan manajemen orientasi kemanusiaan yaitu:
a.peningkatan moral kerja karyawan yang berakibat membaiknya semangat dan produktivitas kerja
b.adanya partisipasi bawahan dan timbulnya rasa ikut memiliki8 sehingga tercipta kondisi manajemen partisipasi.
c.penurunan absen karyawan yang disebabkan kenyaman kerja yang menyenangkan dan baik.
d.peningkatan mutu produksi yang diakibatkan oleh terbentuknya rasa percaya diri karyawan.
e.kepercayaan konsumen yang meningkatkan dan merupakan modal bagi perkembangan dari perusahaan.
2.ekologi dan gerakan pelestarian lingkungan
Ekologi,keseimbangan antara manusia dan alam lingkungan banyak dipengaruhi oleh proses produksi.contohnya penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak maupun racun yang merusak alam sekitar.
3.penghematan enrgi
Pengurasan besar-besaran energy berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui yaitu batubara,minyak dan gas.
4.partisipasi pembangunan bangsa
Masyarakat pembisnis harus memerlukan kesadaran agar sukses dalam bisnisnya.akan adanya kesadaran maka akan membantu pemerintah menangani masalah penganguran.
5.gerakan konsumerisme
Tujuan dari gerakan konsimerisme adalah:
- Memperoleh perhatian dan tindakan nyata dari kalangan bisnis terhadap konsumen.
- Pelaksanaan strategi advertensi/periklanan dan mendidik masyarakat.
- Diselengarakan panel panel diskusi antara konsumen dan produsen
- Pelayanan purna jual yang lebih baik.
- Berjalannya proses public relation agar konsumen puas
3.Etika bisnis
1.Hubungan antara bisnis dengan langanan atau konsumen Merupakan pergaulan antara konsumen dan produsen.contohnya:
- Kemasan yang bverbeda-beda sehingga menyulitkan konsumen
- Kemasaan tidak dapat mengetahui isi didalamnya.
- Promosi
- Pemberian servis
2.Hubungan dengan karyawan
Bentuk ini meliputi: penerimaan,latihan,promosi dan transfer.
3.Hubungan antara bisnis
Hubungan yang terjadi antara perusahaan,baik perusahaan pesaing,penyalur dan grosir.
4.Hubungan dengan investor
Pemberian informasi yang benar terhadap investor maupun calon investor merupakan bentuk hubungan ini.sehingga dapat menghindari pengambilan keputusan yang keliru.
5.Hubungan dengan lembaga-lembaga keuangan
Penerapan etika bisnis adalah maksud dari konsep stakeholder yang berlawanan dengan konsep stockholder.
4.Bentuk-bentuk tanggung jawab social bisnis :
a. Pelaksanaan Hubungan Industrialis Pancasila ( HIP)
b. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan ( AMDAL )
c. Penerapan Prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja
( K3)
**
Perusahaan bisnis multi nasional adalah perusahaan yang memiliki beberapa pabrik yang berdiri di negara yang berbeda-beda. Penyesuaian dengan budaya di tiap negara yang dimasuki adalah suatu keharusan untuk dapat bertahan dan sukses. Dengan mendirikan banyak unit produksi di negara lain diharapkan dapat menghemat biaya ongkos produksi dan distribusi produk hingga sampai ke tangan konsumen akhir.
Contoh perusahaan multinasional :
Apple Computer
AOL
AT&T
Bombardier
BP
Coca-Cola
Dell
The Walt Disney Company
Enron
Exxon
Fiat
Fonterra
General Electric
General Motors
Halliburton
Hearst Corporation
Honda
Hearst Corporation
Write a Comment