BISNIS INTERNASIONAL

Alasan melakukan bisnis internasional :

1. menjalin hubungan kerjasama yang baik antara suatu negara dengan negara lain.

2. menunjukkan/memberitahukan bahwa negara tersebut memiliki ciri khas

3. menunjukkan eksistensi negara tersebut dalam Bisnis Internasional.

4. menambah devisa Negara

 

Manfaat bisnis internasional :

1. memajukan perekonomian Negara

2. Mempererat hubungan kerjasama antara negara Pembuktian diri

3. menambah devisa

 

Hambatan dalam melakukan bisnis internasional :

1. Kurangnya SDM dan SDA untuk menghasilkan barang yang berkualitas.

2. Keterbatasannya dana.

3. Perbedaan dalam hal bahasa, budaya dan lain sebagainya

4. Tingginya tingkat pajak yang ditetapkan oleh Negara yang bersangkutan

TANGGUNG JAWAB SOSIAL DALAM BISNIS

Perusahaan bisnis internasional adalah suatu unit bisnis yang sudah memperluas atau ekspansi produksi dan pemasaran produk baik barang maupun jasa ke luar negari dari negara asalnya. Hal ini terkadang harus dilakukan oleh suatu perusahaan bisnis di kala pasar yang ada di dalam negri sudah berada dalam tahap jenuh, sehingga sulit untuk dapat berkembang lebih besar lagi. Dengan memasuki pasar internasional perusahaan harus mampu beradaptasi di semua bidang dengan kultur budaya di negara setempat agar tidak menimbulkan permasalahan sosial.

1.Benturan dengan kepentingan masyarakat

Proses produksi seringkali menyebabkan benturan kepentingan. sering terjadi pada berbagai tingkat perusahaan. benturan ini terjadi karena perusahaan menimbulkan polusi. Klasifikasi Aspek Pendorong Tanggung Jawab Sosial Ada beberapa pendorong etika bisnis yaitu diantaranya:

1. Dorongan dari pihak luar.dari lingkungan masyarakat.

2. Dorongan dari dalam bisnis itu sendiri,sisi humanism pebinis yang melibatkan rasa,karsa dan karya yang ikut mendorong bisnis yang baik dan jujur.

3. Dorongan tanggung jawab sosial

Klasifikasi masalah social yang mendorong pelaksanaan tanggung jawab social pada sebuah bisnis sebagai berikut:

    1.Penerapan Manajemen Orientasi Kemanusiaan

Kegiataan internal bersifat sangat kaku,keras dan otoriter.hubungan yang kurang manusiawi pun kerap terjadi antara perusahaan pihak luar. Manfaat penerapan manajemen orientasi kemanusiaan yaitu:

 a.peningkatan moral kerja karyawan yang berakibat membaiknya semangat dan produktivitas   kerja

b.adanya partisipasi bawahan dan timbulnya rasa ikut memiliki8 sehingga tercipta kondisi manajemen partisipasi.

c.penurunan absen karyawan yang disebabkan kenyaman kerja yang menyenangkan dan baik.

d.peningkatan mutu produksi yang diakibatkan oleh terbentuknya rasa percaya diri karyawan.

e.kepercayaan konsumen yang meningkatkan dan merupakan modal bagi perkembangan dari perusahaan.

     2.ekologi dan gerakan pelestarian lingkungan

 Ekologi,keseimbangan antara manusia dan alam lingkungan banyak dipengaruhi oleh proses produksi.contohnya penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak maupun racun yang merusak alam sekitar.

    3.penghematan enrgi

Pengurasan besar-besaran energy berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui yaitu batubara,minyak dan gas.

    4.partisipasi pembangunan bangsa

Masyarakat pembisnis harus memerlukan kesadaran agar sukses dalam bisnisnya.akan adanya kesadaran maka akan membantu pemerintah menangani masalah penganguran.

   5.gerakan konsumerisme

Tujuan dari gerakan konsimerisme adalah:

  1. Memperoleh perhatian dan tindakan nyata dari kalangan bisnis terhadap konsumen.
  2. Pelaksanaan strategi advertensi/periklanan dan mendidik masyarakat.
  3. Diselengarakan panel panel diskusi antara konsumen dan produsen
  4. Pelayanan purna jual yang lebih baik.
  5. Berjalannya proses public relation agar konsumen puas

3.Etika bisnis

1.Hubungan antara bisnis dengan langanan atau konsumen Merupakan pergaulan antara konsumen dan produsen.contohnya:

  1. Kemasan yang bverbeda-beda sehingga menyulitkan konsumen
  2. Kemasaan tidak dapat mengetahui isi didalamnya.
  3. Promosi
  4. Pemberian servis

2.Hubungan dengan karyawan

Bentuk ini meliputi: penerimaan,latihan,promosi dan transfer.

3.Hubungan antara bisnis

 Hubungan yang terjadi antara perusahaan,baik perusahaan pesaing,penyalur dan grosir.

4.Hubungan dengan investor

 Pemberian informasi yang benar terhadap investor maupun calon investor merupakan bentuk hubungan ini.sehingga dapat menghindari pengambilan keputusan yang keliru.

5.Hubungan dengan lembaga-lembaga keuangan

    Penerapan etika bisnis adalah maksud dari konsep stakeholder yang berlawanan dengan konsep stockholder.

 

4.Bentuk-bentuk tanggung jawab social bisnis :

     a. Pelaksanaan Hubungan Industrialis Pancasila ( HIP)

     b. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan ( AMDAL )

     c. Penerapan Prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja

        ( K3)

**

Perusahaan bisnis multi nasional adalah perusahaan yang memiliki beberapa pabrik yang berdiri di negara yang berbeda-beda. Penyesuaian dengan budaya di tiap negara yang dimasuki adalah suatu keharusan untuk dapat bertahan dan sukses. Dengan mendirikan banyak unit produksi di negara lain diharapkan dapat menghemat biaya ongkos produksi dan distribusi produk hingga sampai ke tangan konsumen akhir.

Contoh perusahaan multinasional :

Apple Computer

AOL

AT&T

Bombardier

BP

Coca-Cola

Dell

The Walt Disney Company

Enron

Exxon

Fiat

Fonterra

Google

General Electric

General Motors

Halliburton

Hearst Corporation

Honda

Hearst Corporation

AKUNTANSI dan LAPORAN KEUANGAN

A. Pengertian Akuntansi dan Laporan Keuangan

Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.

Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari suatu proses pencatatan, yang merupakan suatu ringkasan dari transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku yang bersangkutan.

B. Fungsi Akuntansi

Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.

C. Isi Laporan Keuangan

Pada dasarnya proses akuntansi akan membuat output laporan rugi laba, laporan perubahan modal, dan laporan neraca pada suatu perusahaan. Pada suatu laporan akuntansi harus mencantumkan nama perusahaan, nama laporan, dan tanggal penyusunan atau jangka waktu laporan tersebut untuk memudahkan orang lain memahaminya. Laporan dapat bersifat periodik dan ada juga yang bersifat suatu waktu tertentu saja.

Penyusunan laporan keuangan disiapkan mulai dari berbagai sumber data, terdiri dari faktur-faktur, bon-bon, nota kredit, salinan faktur penjualan, laporan bank dan sebagainya. Data yang asli bukan saja digunakan untuk mengisi buku perkiraan, tetapi dapat juga dipakai untuk membuktikan keabsahan transaksi.

Laporan keuangan terdiri dari:

- Neraca, menginformasikan posisi keuangan pada saat tertentu, yang tercermin pada jumlah harta yang dimiliki, jumlah kewajiban, dan modal perusahaan.

- Perhitungan laba rugi, menginformasikan hasil usaha perusahaan dalam suatu periode tertentu.

- Laporan arus kas, menginformasikan perubahan dalam posisi keuangan sebagai akibat dari kegiatan usaha, pembelanjaan, dan investasi selama periode yang bersangkutan.

- Catatan atas laporan keuangan, menginformasikan kebijaksanaan akuntansi yang mempengaruhi posisi keuangan dari hasil keuangan perusahaan.

Laporan keuangan yang lengkap terdiri dari komponen-komponen berikut ini:

a) neraca,

b) laporan laba-rugi,

c) laporan perubahan ekuitas,

d) laporan arus kas,

D. Bentuk Neraca

Neraca  yaitu laporan secara sistematis yang menggambarkan posisi keuangan dari suatu perusahaan meliputi Assets (harta), Liabilities (hutang) dan Capital (modal). Bentuk neraca  harus memenuhi persamaan akuntansi  dan umumnya bebentuk:

1. Skontro/Horizontal. Dalam bentuk ini aktiva (harta) diletakan disebelah kiri sedangkan passiva (liabities+modal) diletakan disebelah kanan

2. Report form/Laporan. Dalam bentuk ini aktiva (harta) diletakan disebelah atas sedangakan passiva (liabities+modal) diletakan disebelah bawah

3. Laporan perubahan Modal (Capital Statement)  yaitu laporan yang menggambarkan akibat adanya selisih perhasilan dengan biaya dan unsur lainnya misalnya tambahan investasi (additional investment) atau pengambilan (withdrawals). Masih terdapat bentuk lain asalkan tidak menyimpang dari persamaan akuntansi.

Neraca umumnya dibuat pada akhir periode akuntansi (akhir tahun) dan akhir periode (bulanan) dan dalam system akuntansi komputer neraca dapat dususun setiap saat bila diperlukan dan metode akuntansi perpetual memungkinkan neraca dapat divisual setiap saat.

BENTUK PEMILIKAN PERUSAHAAN

Pemilihan bentuk perusahaan harus diputuskan pada saat permulaan dalam melakukan kegiatan perusahaan. Berhasil tidaknya usaha yang akan dijalankan bergantung pada keputusan tersebut. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih bentuk perusahaan yang akan didirikan, antara lain :

  1. Jumlah modal yang dimiliki maupun yang diperlukan
  2. Kemungkinan penambahan modal
  3. Metode yang akan dipakai
  4. Pembagian laba
  5. Penentuan tanggung jawab
  6. Risiko yang harus dihadapi

Beberapa bentuk perusahaan yang akan dibahas :

 

1. Usaha Perseorangan

Usaha perseorangan merupakan salah satu bentuk yang sering dipakai di Indonesia. Biasanya dipakai pada perusahaan kecil atau pada permulaan usaha. Usaha ini hanya dimiliki oleh satu orang, ia pun bertanggung jawab sepenuhnya terhadap risiko dan kegiatan perusahaan. Walaupun jumlah usaha banyak namun volume penjualan relatif kecil. Disamping itu tidak memerlukan izin pendirian. Adapun kebaikan dan keburukan dari usaha jenis ini :

A. Kebaikannya

* Seluruh laba menjadi miliknya

* Kepuasan pribadi

* Kebebasan dan fleksibelitas

* Lebih mudah memperoleh kredit

* Sifat kerahasiaan

B. Keburukannya

*  Tanggung jawab pemilik tidak terbatas

* Sumber keuangannya terbatas

*  Kesulitan dalam manajemen

*  Kelangsungan usaha kurang terjamin

*  Kurangnya kesempatan pada karyawan

 

2. Firma (FA)

Firma adalah persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan nama bersama, dalam tanggung jawab masing-masing anggota firma (firman) tidak terbatas, sedangkan laba yang akan diperoleh dari usaha tersebut akan dibagi bersama-sama. Demikian juga jika mengalami kerugian. Adapun kebaikan dan keburukan dari usaha jenis ini :

A. Kebaikannya

ü  Jumlah modal lebih besar dibanding dengan usaha perseorangan sehingga lebih gampang memperluas usahanya

ü  Lebih mudah memperoleh kredit karena finansial lebih besar

ü  Kemampuan manajemen lebih terarah

ü  Pendiriannya mudah dan tidak memerlukan akte

B. Keburukannya

ü  Tanggung jawab pemilik tidak terbatas terhadap seluruh utang perusahaan

ü  Kelangsungan perusahaan tidak menentu

ü  Kerugian yang diderita ditanggung bersama

 

3. Perseroan Komanditer (CV)

Dalam kitab undang-undang hukum dagang pasal 19 menyatakan bahwa CV adalah suatu bentuk perjanjian kerjasamauntuk berusaha bersama antara orang –orang yang bersedia memimpin, mengatur dan bertanggung jawab dengan kekayaan pribadinya,dengan orang-orang yang memberikan pinjaman dan tidak bersedia memimpin perusahaan serta bertanggung jawab terbatas pada kekayaan yang diikut sertakan dalam perusahaan tersebut.

Keanggotaan dalam CV ada dua macam, antara lain:

ü  Sekutu pimpinan

Yaitu anggota yang aktif dan duduk sebagai pengurus. Biasanya ia menyetorkan modal lebih besar dari anggota yang lain. Sekutu ini menanggung secara tak terbatas terhadap hutang-hutang yang dimiliki oleh CV tersebut.

ü  Sekutu terbatas

Yaitu anggota yang bertanggung jawab terbatas terhadap hutang perusahaan sebesar modal yang disetorkan dan mereka tidak diperbolehkan aktif dalam perusahaan.

Selain sekutu pimpinan dan terbatas, ada juga :

ü  Sekutu diam (silent partner)

Sekutu ini tidak ikut aktif dalam kegiatan perusahaan tetapi diketahui oleh umum bahwa ia juga anngota CV.

ü  Sekutu rahasia (secret partner)

Mereka aktif dalam perusahaan tetapi tidak diketahui oleh umum bahwa ia juga anggota dari CV.

ü  Sekutu dormant (dormant partner)

Yaitu anggota yang tidak aktif dalam perusahaan dan tidak pula diketahuio keanggotaannya secara umum.

ü  Sekutu nominal (nominal partner)

Sekutu ini sebenarnya bukan pemilik perusahaan tretapi ia memberikan saran-saran kepada orang lain dengan kata-kata atau tindakan.

ü  Sekutu senior dan junior (senior dan junior partner)

Keanggotaan mereka biasanya didasarkan pada lamanya mereka berinvestasi dan lama bekerja di CV tersebut.

A. Kebaikannya

ü  Modal yang dikumpulkan lebih besar

ü  Mudah memperoleh kredit

ü  Kemampuan manajemen lebih baik

ü  Pendiriannya mudah

B. Keburukannya

ü  Sebagian anggota sekutu mempunyai tanggung jawab tidak terbatas

ü  Kelangsungan hidupnya tidak menentu

ü  Sulit untuk menarik lagi modal

4. Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan terbatasjuga disebut NV (Naamloze Vennootschap)terdiri atas para pemegang saham yang mempunyai tanggung jawab terbatas terhadap hutang-hutang perusahaan sebesar modal yang mereka setorkan.perseroan terbatas merupakan suatu badan hukum karena memiliki kekayaan sendiri yang terpisah dari kekayaan pribadi masing-masing para pemegang saham.

Kepada pemegang saham hanya dibayarkan deviden apabila perseroan tersebut memperoleh laba. Sedangkan kalau rugi tidak boleh dibayarkan deviden kepada persero. Oleh karena itu, setiap tahunnya diwajibkan kepada diriktur untuk menyetorkan laporan keuntungannya.

Ada dua jenis saham yang dikeluarkan oleh perseroan terbatas :

ü  Saham biasa (common stock)

ü  Saham istimewa (preffered stock)

Bentuk perseroan terbatas biasanya dipakai untuk usaha yang besar yang membutuhkan banyak modal. Dalam pendirian PT diperlukan adanya notaris dan harus dipenuhi syarat-syarat tertentu yuridis dan financial yang ditentukan oleh negara.

A. Rapat Umum Pemegang Saham

Rapat umum pemegang saham yaitu rapat dari para pemegang saham. Mereka mempunyai kekuasaan tertinggi dalam PT.rapat ini biasanya diadakan paling sedikit sekali dalam setahun dan selambat-lambatnya 6 bulan setelah tahun buku yang bersangkutan.

5. Perseroan Terbatas Negara (Persero)

6. Perusahaan Daerah (PD)

7. Perusahaan Negara Umum (PERUM)

8. Perusahaan Perjawatan (PERJAN)

9. Koperasi

10. Yayasan

 

BARANG

Barang adalah suatu yang bersifat kompleks, dapat diraba, termasuk bungkus, warna, harga, prestise, yang diterima oleh pembeli untuk memuaskan keinginan dan kebutuhannya.

PENGGOLONGAN BARANG BEDASARKAN TINGKAT PEMASARAN

1. Barang Tahan Lama

adalah barang yang secara normal dapat dipakai berulang-ulang dan dalam waktu yang relatif lama.

contoh : pakaian, alat tulis, kacamata.

2. Barang Tidak Tahan Lama

adalah barang yang secara normal hanya dapat dipakai sekali saja, artinya sekali pakai habis.

contoh : sabun, makanan.

3. Jasa

adalah kegiatan, manfaat, atau kepuasaan yang ditawarkan untuk dijual.

contoh : jasa reparasi, jasa potong rambut,dll.

PENGGOLONGAN BARANG BEDASARKAN TUJUAN PEMAKAIAN

1. Barang Konsumsi

adalah barang yang dibeli untuk dikonsumsikan. barang konsumsi digolongkan lagi kedalam 3 golongan :

a. barang konvenien

adalah barang yang mudah dipakai.

b. barang shopping

adalah barang yang harus dibeli dengan cara mencarinya lebih dulu dan harus dipikirkan masak-masak.

c. barang special

barang yang memiliki ciri yang khas dan hanya dapat ditemukan di beberapa tempat saja.

2.  Barang Industri

adalah barang-barang yang dibeli untuk diproses kembali untuk kepentingan industri.

barang industri dibagi menjadi 5 golongan :

a. bahan baku

adalah bahan pokok yang dipakai untuk membuat barang lain.

b. komponen dan barang setengah jadi

adalah barang-barang yang sudah masuk dalam proses produksi dan diperlukan untuk melengkapi produk akhir.

c. perlengkapan operasi

adalah barang-barang yang dapat digunakan untuk membantu lancarnya proses produksi.

d. instalasi

adalah alat produksi utama dalam sebuah pabrik yang dapat dipaki dalam jangka waktu yang lama.

e. peralatan ekstra

adalah alat-alat yang dipakai untuk membantu instalasi.

**** sumber : basu swasta, pengantar bisnis modern, edisi 3

PASAR

PENGERTIAN PASAR

pasar adalah orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk berbelanja, dan kemauan untuk membelanjakannya.

MACAM-MACAM PASAR

* Pasar Konsumen

adalah sekelompok pembeli yang membeli barang-barang untuk dikonsumsi, bukan dijual, atau diproses lebih lanjut.

yang termasuk konsumen pasar ini adalah ibu rumah tangga dan pembeli individual. contoh barangnya adalah barang konsumsi.

* Pasar Industri

adalah pasar yang terdiri dari individu dan lembaga yang membeli barang-barang untuk dipakai lagi baik dipakai langsung maupun tidak.

* Pasar Penjual

adalah pasar yang terdiri dari individu yang membeli barang-barang untuk dijual lagi atau disewakan guna mendapatkan laba.

* Pasar Pemerintah

adalah pasar yang terdiri dari lembaga-lembaga pemerintah.

seperti : departemen, direktorat, kantor dinas, dll

SEGMENTASI PASAR

segmentasi pasar adalah kegiatan bagi-membagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk kedalam satuan yang bersifat homogen.

MARKETING MIX dan PRODUK

Pengertian

marketing mix adalah kegiatan pemasaran yang terpadu dan saling menunjang satu sama lain.

kegiatan-kegiatan tersebut adalah:

1. product

2. price

3. place

4. promotion

******** sumber : basu swasta, pengantar bisnis modern, edisi 3